Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.
Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
Rabu, 24 April 2013
PUTRI YANG SEMPURNA
Dahulu kala, ada seorang pangeran yang menginginkan seorang Putri Raja, tetapi Putri tersebut haruslah sempurna. Dia kemudian melakukan perjalanan mengelilingin dunia hanya untuk mencari putri tersebut, tetapi dia selalu menemukan bahwa ada sesuatu yang tidak sempurna pada setiap Putri Raja yang ditemuinya. Dia menemukan banyak Putri Raja, tapi tak ada yang benar-benar dianggap sempurna oleh Pangeran itu. Dengan putus asa akhirnya dia pulang kembali ke istananya dan merasa sangat sedih karena tidak menemukan apa yang dicarinya.
Suatu malam, terjadi hujan badai yang sangat keras; dimana kilat
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
Suatu malam, terjadi hujan badai yang sangat keras; dimana kilat
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
CINDERELA
Di sebuah kerajaan, ada seorang anak perempuan yang cantik dan baik hati. Ia tinggal bersama ibu dan kedua kakak tirinya, karena orangtuanya sudah meninggal dunia. Di rumah tersebut ia selalu disuruh mengerjakan seluruh perkerjaan rumah. Ia selalu dibentak dan hanya diberi makan satu kali sehari oleh ibu tirinya. Kakak-kakaknya yang jahat memanggilnya "Cinderela". Cinderela artinya gadis yang kotor dan penuh dengan debu. "Nama yang cocok buatmu !" kata mereka.
Setelah beberapa lama, pada suatu hari datang pengawal kerajaan yang menyebarkan surat undangan pesta dari Istana. "Asyik… kita akan
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
Setelah beberapa lama, pada suatu hari datang pengawal kerajaan yang menyebarkan surat undangan pesta dari Istana. "Asyik… kita akan
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
Selasa, 23 April 2013
TUKANG SEPATU DAN LILIPUT
Dahulu kala, disebuah kota tinggal seorang Kakek dan Nenek pembuat sepatu. Mereka sangat baik hati. Si kakek yang membuat sepatu sedangkan nenek yang menjualnya. Uang yang didapat dari setiap sepatu yang terjual selalu dibelikan makanan yang banyak untuk dibagikan dan disantap oleh orang-orang jompo yang miskin dan anak kecil yang sudah tidak mempunyai orangtua. Karena itu walau sudah membanting tulang, uang mereka selalu habis. Karena uang mereka sudah habis, dengan kulit bahan sepatu yang tersisa, kakek membuat sepatu berwarna merah. Kakek berkata kepada nenek, “Kalau sepatu ini terjual, k
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
PANGERAN KATAK
Pada suatu waktu, hidup seorang raja yang mempunyai beberapa anak gadis yang cantik, tetapi anak gadisnya yang paling bungsulah yang paling cantik. Ia memiliki wajah yang sangat cantik dan selalu terlihat bercahaya. Ia bernama Mary. Di dekat istana raja terdapat hutan yang luas serta lebat dan di bawah satu pohon limau yang sudah tua ada sebuah sumur. Suatu hari yang panas, Putri Mary pergi bermain menuju hutan dan duduk di tepi pancuran yang airnya sangat dingin. Ketika sudah bosan sang Putri mengambil sebuah bola emas kemudian melemparkannya tinggi-tinggi lalu ia tangkap kembali. Bermain lem
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
[ Kumpulan Video, Audio dan Kisah Inspirasi/Motivasi: www.superaman.com/ayipu6957 ]
Rabu, 09 Januari 2013
Prosess pembuatan teh
Asalnya teh tentunya dari kebun, bisa dari perkebunan teh, bisa dari kebun-kebun perusahaan swasta ataupun dari kebun petani teh. Disini saya akan sedikit menceritrakan bagimana prosess pembuatan teh dilakukan di suatu pabrik yang pernah ada di daerah jawa barat sebagai pengalaman yang pernah dilalui selama kurun waktu 11 tahun.
Awal nya sebelum mengadakan bahan baku yang berupa daun teh kami terlebih dahulu membuat pabrik di daerah jawa barat yaitu di sukabumi,cianjur,tasikmalaya dan garut, karena ini adalah projek bantuan presiden maka projeck ini dapat di selesaikan dalam tempo 8 bulan saja dengan biaya per pabrik tidak kurang dari 5 milyar pd tahun 1984 berapa jika hari ini?
Pabrik selesai serempak kecuali tasik malaya karena menggunakan mesin CTC yang NB waktu itu pengolahan teh paling modern yang ada di indonesia ( yang lain menggunakan system Orthodox ),
Selama prosess pembangunan itu sinergy dengan merecrut karyawan tingkat mandor ke bawah karena tingkat staf sudah di recrut sebelum pabrik itu ada sejumlah 20 orang untuk ditempatkan di empat pabrik itu di jawa barat . tingkat mandor dan karyawan dalam satu pabrik sejumlah 100 orang yang disebar ke bagian bagian yang ada di pabrik itu.
adapun bagian bagian di pabrik sbb
1.Manager 1 orang
2.Ka.bagian 4 orang yaitu a.ka.keuangan 1 orang membawahai 5 karyawan , b.ka.pengadaan pucuk teh 1 orang membawahai 5 karyawan c.ka pengolahan 1 orang membawahi 60 orang d.ka.teknik 1 orang membawahi 30 karyawan.
Pabrik sudah siap untuk produksi dengan semua mesin-mesin yang sudah trial and eror baik dari power nya juga peralatan pengolahan nya dengan kapasitas 25 ton pucuk teh/hari.
Oke kita ambil cepat nya saja bahwa aliran prosess pembuatan teh itu pertama tama dari kebun para petani teh yang berada di wilayah kabupaten sukabumi yang dikumpulkan lewat Unit Pengumpul Teh di masing masing kecamatan.
setelah terkumpul teh dari tempat pengumpul itu terus di angkut menggunakan kendaraan khususs yang dirancang guna menghindari kerusakan daun teh selama dalam perjalanan nya, setelah itu maka teh masuk ke pabrik yang terus dimasukan ke dalam mesin pelayu istilahnya disebut wethering trough, mesin ini menggunakan pemanasan selama +/- 18 jam untuk menurunkan kadar air sekitar 60%. karena di panasi maka pemanas nya menggunakan mesin merk benson dengan penggunaan bahan bakar sekitar 60liter/jam atau 0.3ltr/kgkering menghabiskan BBM solarnya.
disini saja jika kita menghitung dari pucuk 25 ton x 40%= 150ton air menghilang dari daun segar itu, nah setelah daun layu dengan kadar air tersebut di atas terus sedikit demi sedikit pucuk tersebut di masukan ke mesin penggiling yaitu Open top roller dimana pucuk itu seolah olah di gelang dengan tangan yang ahirnya daun teh itu menjadi menggulung (curling), mesin ini bekerja biasanya antara 40 menit s/d 60 menit dengan kapasitas rata rata 1 open tp itu antara 50 s/d 60kg/jam. setelah selesai bongkar gilingan bahan teh tersebut di maukan lagi ke mesin giling lain nya yaitu Rotor vane yang mana daun teh yang sudah di giling tadi kemdian dipresure dan di cuting sehingga menjadi bagian bagian yang kecil ( rotor vane ini seperti mesin giling daging ), hasil gilingan terus di saring/diayak dengan menggunakan mesin Vibrator screen yang hasilnya menjadi 5 bagian mulai pecahan besar sampai kepada pecahan terkecil, maka dari sini teh yang sudah mempunyai grade tersebut di masukan ke baki baki dengan tebal hamparan antara 3 samapi 5 cm dari baki ukuran 40x60cm yang mana baki ini di susun dan rak mobil yang kemudian disimpan ditempat penyimpanan permentasi hal ini ruangan nya sangat lembab sekali karna diharuskan mempunyai kelembaban di atas 90% untuk mendapat kelembaban maka ada alat yang di beri nama Humidi fire dimana kipas yang diberi air disemprotkan dan terciptalah kabut air sehingga hampir 90% lembab dan membantu terjadinya permentasi pada daun teh itu selama 2 jam dan penciptaan iner ataupun kenampakan teh itu justru tergantung hasil baik dan tidaknya permentasi ini, BERSAMBUNG
Awal nya sebelum mengadakan bahan baku yang berupa daun teh kami terlebih dahulu membuat pabrik di daerah jawa barat yaitu di sukabumi,cianjur,tasikmalaya dan garut, karena ini adalah projek bantuan presiden maka projeck ini dapat di selesaikan dalam tempo 8 bulan saja dengan biaya per pabrik tidak kurang dari 5 milyar pd tahun 1984 berapa jika hari ini?
Pabrik selesai serempak kecuali tasik malaya karena menggunakan mesin CTC yang NB waktu itu pengolahan teh paling modern yang ada di indonesia ( yang lain menggunakan system Orthodox ),
Selama prosess pembangunan itu sinergy dengan merecrut karyawan tingkat mandor ke bawah karena tingkat staf sudah di recrut sebelum pabrik itu ada sejumlah 20 orang untuk ditempatkan di empat pabrik itu di jawa barat . tingkat mandor dan karyawan dalam satu pabrik sejumlah 100 orang yang disebar ke bagian bagian yang ada di pabrik itu.
adapun bagian bagian di pabrik sbb
1.Manager 1 orang
2.Ka.bagian 4 orang yaitu a.ka.keuangan 1 orang membawahai 5 karyawan , b.ka.pengadaan pucuk teh 1 orang membawahai 5 karyawan c.ka pengolahan 1 orang membawahi 60 orang d.ka.teknik 1 orang membawahi 30 karyawan.
Pabrik sudah siap untuk produksi dengan semua mesin-mesin yang sudah trial and eror baik dari power nya juga peralatan pengolahan nya dengan kapasitas 25 ton pucuk teh/hari.
Oke kita ambil cepat nya saja bahwa aliran prosess pembuatan teh itu pertama tama dari kebun para petani teh yang berada di wilayah kabupaten sukabumi yang dikumpulkan lewat Unit Pengumpul Teh di masing masing kecamatan.
setelah terkumpul teh dari tempat pengumpul itu terus di angkut menggunakan kendaraan khususs yang dirancang guna menghindari kerusakan daun teh selama dalam perjalanan nya, setelah itu maka teh masuk ke pabrik yang terus dimasukan ke dalam mesin pelayu istilahnya disebut wethering trough, mesin ini menggunakan pemanasan selama +/- 18 jam untuk menurunkan kadar air sekitar 60%. karena di panasi maka pemanas nya menggunakan mesin merk benson dengan penggunaan bahan bakar sekitar 60liter/jam atau 0.3ltr/kgkering menghabiskan BBM solarnya.
- Link yang relevan :
Kutipan:
Buat kutipan untuk Ringkasan iniPisahkan kutipan dengan kutipan lain dengan tanda koma
Related Videos
Orang yang membaca Ringkasan ini juga membaca:
New on Shvoong!
Kamis, 22 April 2010
DIATAS LANGIT ADA LANGIT
Hadis riwayat Ubay bin Kaab ra.:
Dari Said bin Jubair ia berkata: Aku pernah berkata kepada Ibnu Abbas ra. bahwa Naufan Al-Bukali beranggapan bahwa Musa as. nabi Bani Israel adalah bukan Musa yang menjadi sahabat Khidhir. Ibnu Abbas berkata: Musuh Allah adalah pembohong. Aku pernah mendengar Ubay bin Kaab ra. berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Musa as. pernah berdiri berpidato di tengah-tengah Bani Israel. Dia (Musa) lalu ditanya: Siapakah manusia yang paling berilmu? Dia jawab: Akulah orang yang paling berilmu. Allah lantas menegurnya karena dia tidak mengembalikan ilmu kepada Allah. Allah lalu memberi wahyu kepadanya bahwa salah seorang hamba-Ku yang menetap di tempat pertemuan dua lautan adalah lebih berilmu daripada kamu. Selanjutnya Musa bertanya: Wahai Tuhanku, bagaimana aku dapat bertemu dengannya? Dikatakan kepadanya: Bawalah seekor ikan dalam sebuah keranjang. Di mana saja kamu kehilangan ikan tersebut, maka di situlah dia berada. Kemudian Musa pun berangkat bersama muridnya bernama Yusya` bin Nun. Musa as. membawa ikan tersebut dalam sebuah keranjang. Dia dan muridnya berangkat dengan berjalan kaki sampai keduanya mencapai sebuah batu karang besar dan tidurlah Musa as. dan muridnya. Sementara ikan yang berada dalam keranjang bergerak dan keluar dari keranjang lalu jatuh ke laut. Kemudian Allah menahan ombak, sehingga menjadi seperti sebuah lengkungan buat melintas ikan tersebut. Musa as. dan muridnya terheran-heran. Mereka meneruskan sisa perjalanan pada siang dan malam hari sedangkan murid Musa as. lupa untuk memberitahukannya. Keesokan paginya Musa as. berkata kepada muridnya:
Bawalah kemari makanan kita, sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini.
Tetapi (Musa as.) tidak akan merasa letih sebelum dia sampai di tempat yang diperintahkan. Muridnya berkata:
Tahukah engkau ketika kita mencari tempat berlindung di sebuah batu karang tadi, aku lupa menceritakan tentang ikan itu, setanlah sebenarnya yang membuatku lupa untuk menceritakannya, ikan itu telah masuk ke laut dengan cara yang sangat aneh sekali.
Selanjutnya Musa as. berkata:
Kalau begitu itulah tempat yang kita cari. Keduanya lalu kembali. Keduanya mengikuti jejak mereka semula.
Hingga ketika mereka tiba di batu karang tadi Musa tiba-tiba melihat seorang lelaki yang berselimut dengan sebuah pakaian dan itulah Khidhir. Musa as. mengucapkan salam kepadanya. Khidhir bertanya kepadanya: Ternyata di negerimu terdapat salam! (Musa as.) berkata: Aku adalah Musa. Khidhir bertanya: Musa Bani Israel? Dia menjawab: Ya. Khidhir berkata: Sesungguhnya kamu memiliki ilmu dari ilmu-ilmu Allah yang telah diajarkan Allah kepada kamu yang aku tidak ketahui. Sebaliknya aku juga memiliki ilmu dari ilmu-ilmu Allah yang telah diajarkan Allah kepadaku yang tidak kamu ketahui. Musa as. berkata kepada Khidhir:
Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu? Khidhir menjawab: Sesungguhnya kamu tidak akan sabar bersamaku. Bagaimana kamu bisa sabar atas sesuatu yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu? Musa as. berkata: Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar dan aku tidak akan menentangmu dalam suatu urusanpun.
Khidhir berkata kepadanya:
Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan tentang sesuatu apapun sampai aku sendiri yang akan menerangkannya kepadamu.
Musa menjawab: Baiklah. Khidhir dan Musa as. lalu berangkat dengan berjalan kaki di tepi pantai dan lewatlah sebuah perahu di hadapan mereka berdua. Mereka bercakap-cakap dengan para penumpangnya agar mau mengangkut mereka. Karena sudah kenal dengan Khidhir, mereka lalu membawa keduanya tanpa bayaran. Khidhir beranjak ke salah satu papan perahu lalu dicabutnya. Musa as. berkata kepada Khidhir: Mereka telah membawa kita dengan cuma-cuma tetapi dengan sengaja perahu mereka kamu lobangi!
Apakah kamu hendak menenggelamkan penumpangnya. Sesungguhnya kamu telah berbuat suatu kesalahan yang besar? Khidhir berkata: Bukankah aku telah berkata: Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersamaku. Musa as. berkata: Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku.
Selanjutnya mereka meninggalkan perahu tersebut. Saat mereka sedang berjalan di tepi pantai, tiba-tiba ada seorang anak remaja bermain dengan beberapa temannya. Khidhir memegang kepala anak itu lalu memenggalnya sehingga terbunuhlah ia. Musa as. berkata:
Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih itu? Bukankah dia tidak membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar. Khidhir berkata: Bukankah sudah aku katakan kepadamu, bahwa kamu tidak akan sabar bersamaku.
Perbuatan ini lebih kejam lagi daripada yang pertama. Selanjutnya Musa as. berkata:
Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah kali ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur kepadaku. Maka keduanya berjalan, hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhir menegakkan dinding itu.
Ia berkata: Miring, Khidhir mengisyaratkan dengan tangannya dan menegakkan dinding tersebut. Musa as. berkata kepada Khidhir: Orang-orang yang kita datangi tidak mau menerima kita sebagai tamu dan tidak mau menjamu kita.
Jikalau kamu mau niscaya kamu mengambil upah untuk pekerjaan itu. Khidhir berkata: Inilah perpisahan kita. Aku akan memberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang membuat kamu tidak sabar terhadapnya.
Rasulullah saw. bersabda: Semoga Allah merahmati Musa. Aku akan senang sekali kalau saja Musa as. bisa bersabar sehingga dia dapat menceritakan kepada kita tentang pengalaman mereka berdua. Rasulullah saw. bersabda: Tindakan Musa as. yang pertama memang karena lupa. Beliau bersabda: Seekor burung terbang lalu hinggap pada tepi perahu itu dan mematuk ke laut. Khidhir lalu berkata kepadanya: Ilmu kita jika dibandingkan dengan ilmu Allah adalah seperti patukan seekor burung pipit tersebut pada laut itu
Dari
Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4385
Langganan:
Postingan (Atom)